Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘japan’


Hyeeee …. postingan kagak mutu

eh siapa bilang ?

Ini pengetahuan lhoh, apalagi kalau yey ada rencana mau ke Jepang dalam waktu dekat.

Well, kondisi toilet di Jepang ( Osaka, Tokyo and Kyoto ) enggak beda banyak, semua bersih bersih dan tanpa pengharum ruangan, makanya agak sedikit tercium aroma air seni hihihihihihi.

Ada 2 macam nih toiletnya

– Yang model Squad , jangan salah ya, kita jongkoknya madep depan. Kalo WC di Indonesia khan kita membelakangi closet, kalo ini sebaliknya.

– Model seated toilet dengan banyak tombol tombol seru, seperti bunyi air flush, angin buat mengeringkan your butt, trus air untuk membasuh our butt or our organ intim.

Silakan peek all pictures below

avoid press wrong button, or you will get wet

Toilet di Nihonbashi Villa Hotel, disini petunjuknya in English. Paling aman coba coba tombil di toilet hotel, kalo ke guyur kan bisa langsung ganti celana hihihihi

tetep bersih, bandingkan dengan toilet mall di jakarta

 

 

Berikutnya, penampakan toilet di Stasiun Kyoto, agak berbeza sedikit,

Bersiiih dan tissuenya banyak

Tombol manakah yang anda inginkan untuk di coba ?

 

 

 

 

Selamat mencoba!

Advertisements

Read Full Post »


Prolog,

Setelah menerjang Typhoon Jelawat, akhirnya sampai jugalah kami di Hamamatsucho Monorail Station. Masih sempat untuk naik last monorail.

Kita turun di terminal 2, yang merupakan last station.

 

 

Pas turun, loh kok sepi amir ? cuma ada tulisan boarding untuk Asiana Airlines

Tanya sama security, bahwa kita akan naik pesawat jam 4 pagi ke Kuala Lumpur by Air Asia.

Kata si bapake, kita salah terminal, harusnya turun di International terminal. Shuttle bus juga sudah tidak beroperasi after midnight. So, last option is.. TAXI.

Akhirnya donk kena juga kita naik taksi dari Terminal 2 menuju International terminal Haneda Airport, jaranya kira kira 15 menit , farenya JPY 1520, untung aja kita masih punya sisa duit yen, kebayang gak sih kalau gak ada uang? Lagi lagi kami berdua cuma bisa bersyukur …

Sekitar jam 1/2 1, akhirnya tiba di terminal international, as per taxi drivver, departure terletak di lantai 3. So , by using elevator dan mengumpulkan sisa sisa tenaga, naiklah kita ke lantai 3, dan cari counternya Air Asia.

Timbang timbang bagasi, ternyata nyaris 7kg, over 2kg, jadinya ada beberapa potong baju yang di pindahin ke Hand Carry luggage, yang mana, si Hand carry itu ternyata di timbang juga. Fyuhhhh!! Dag dig dug Jendral!.

Untungnya kejadian overbaggage gak kejadian disini, abis check in, melipir ke Toilet trus langsung menuju counter Imigrasi.

Tax Refund

Ohya waktu Akika belanja Luxury Bag & Danang belanja Luxury watch, kita di kasih potongan tax refund yang di staples pada passport kita, dan pada saat melewati Imigrasi, bukti potong tax tsb di ambil oleh pihak Imigrasi.

Praktis banget ya? Jadi kita gak perlu minta refund refund segala by cash.

Teringat waktu di Korea, udah masukin form tax refund, tapi ternyata tidak ada follow up sama sekali.

Waktu di Belanda, aku ngerefund tax sampai dapaet nyaris 700rban lho, pas beli beli barang, di kasih tanda bukti tax refund dengan total berapa EUR, semua form di kumpulin, trus nanti pas di imigrasi Schipol, kita akan di berikan refund by cash.

Kalau di JP, tag harga mereka ada dua, yang satu without tax ( for tourist ) yang ke dua harga untuk warga lokal. Setiap kita belanja diatas JPY 10,000, selalu di minta passport karena mereka akan memberikan kita harga without tax, dan form tsb di attach di passport kita.

Around jam 1 am, kita sudah duduk manis di ruang tunggu, semua toko di Airport sudah tutup, kecuali toko Medical & Books, untungnya mereka jual Kit Kat yang merupakan trademark oleh oleh khas Jepang, selamatlah kami, dan beli 1 doos titipan, dan 2 doos buat kami sendiri. Harga Kit Kat per doos JPY 1500, isinya 10 pack. 1 pack isi 3 bungkus.

Kita ambil rasa Green Tea, Sakura Matcha & Strawberry.

Sumpe deh yang Sakura Matcha enak banget!!!!! and i totally dont like Green tea flavour, yikes.

Jam 1/2 4 kita udah di panggil naik pesawat, begitu take off, kita berdua udah ketiduran sampai jam 8 pagi karena di bangunin om Pilot yang bilang mau jualan makanan heheheheh.

Secara kita waktu itu nggak pesen makanan, jadilah kena normal charge untuk Nasi Kari Ayam + Mineral water RM 23.

Gegara typhoon semalem, jadi kelupaan deh tuh mau beli Tokyo Banana & Onigiri buat oleh oleh di Jakarta, huhuhuhuhu, tapi ya sudahlah, yang penting selamat sampai tujuan.

Estimasi arrival kita di KUL jam 10.30 waktu setempat, and secara our ext flight depart by 11.30, udah kebayang bahwa kita akan ketinggalan pesawat dan pastinya akan naik Lion yang tiketnya baru kita beli kemarin, Lion ini berangkat jam 3.30 waktu KUL , harganya sih masih terjangkau, 1.1juta untuk 2 orang. Sekali lagi, Alhamdulilah, tiket masih bisa mampu kita beli.

Ternyata sodara sodara, pukul 9.30 mas Pilot bilang siap siap untuk mendarat, lhoh kok cepet banget ?

Kemarin waktu berangkat 7 jam, masak pulangnya 6 jam?

Dan bener aja donk, jam 10 kita udah mendarat dengan selamat di LCCT, bagasi juga langsung keluar, gak sampe 5 menit, Imigrasi 5 menit.

Jam 10.15 kita udah sampai di Counter Check in-nya Tiger and its not too late to take flight, hooray!!!!!!

Nah, PR kita sekarang adalah meng-cancel tiket Lion Air yang berangkat sore ini, bulak balik telpon pake Hp, Kartu telpon, bahkan sampai pakai Credit card yang berujung billed 170rb, ternyata tidak berhasil juga, ihik.

Jam 11.oo kita langsung masuk pesawat, take off jam 11.30 dan 12.30 mendarat dengan selamat di Soekarno Hatta. Alhamdulilaaaaah…..

Abis itu, langsung melipir ke counter Lion di terminal 3 , minta refund, tapi ternyata kalo refund cuma dapat 10%, jadinya kita reschedule tiket untuk maret 2013 hehehehe.

Akhirnya, selesai jugalah liburan panjang 2012 ini, Senang, Gembira dan Dag dig dug jadi satu…

Tapi kita sama sekali nggak kapok kok ke Jepang, kalau ada tiket murah, marilah kita kesana lagi, Horas!

Read Full Post »


Selamat pagi tuan tuan dan puan puan….

Kita pan tinggal di Transit Point Bed & Breakfast yach, yang secara coordinat GPS, sungguh near pasar Karat, dimana suami waktu last trip ke KUL, bela belain bangun pagi dan nyeret nyeret kita untuk kesitu.

Pasar Karat

Apa sih pasar karat ? Itu lho flea market-nya Kuala Lumpur, yang ada waktu weekend aja, dimulai jam 5 pagi, sampai latest before 10 o’clock. Lokasinya di Petaling Street. Bermacam dagangan ada disitu dah pokoknya.

Diiming imingi ada yang jual Iphone & Ipad second, bangunlah saya jam 1/2 6 pagik, dengan mata masih terpejam karena ngantuk, keluar hotel yang ternyata di depannya sudah tergelar berbagai macam dagangan dari pedagang Pasar Karat.

Ada sih yang jual Iphone, tapi konon itu barang curian, or barang falsu dari China. Casingnya aja Aipun, tapi dalemannya bisa jadi Cross atau Axio hehehehe.

Yang dicari suami adalah Jam antik, setelah puas ngider ngider, ane pun pamit balik ke hostel, sementara suami mau tawaf sekali lagi muterin pasar karat, kali kali ada yang nyangkut di hati buat di beli.

MYDIN

Abis mandi jam 9an, akika bersiap menuju MYDIN, apakah itu? Hm… kalo orang bekasi mengibaratkan MYDIN ini kayak NAGA Pasar Swalayan, sangking murahnya dibanding supermarket lainnya.

Ketemu supermarket ini juga enggak sengaja, waktu nginep di Citin Hotel di daerah Chow Kit, letaknya di sebrang hotel, dan just realized supermarket ini super lengkap dan harganya super murah.  Lexus & Cadbury bertebaran hohohohoo.

Di MYDIN akika belanja kebutuhan utama, yaitu Hot Chocolate Cadbury 2 pack sama beli Lexus 1 pack, gak beli banyak soalnya khan ini baru awal perjalanan, takut koper nanti membengkak.

Sekitar jam 10-an balik lagi ke Hostel, packing and off we go to LCCT Airport untuk flight ke Tokyo jam 14.30.

Jam 11 kita sampai di Stesyen Pasar Seni, yaoliiiii disinilah drama itu di mulai…

Sang MRT Tak kunjung datang, ada sih yang datang, tapi penuh sangat, mungkin karena hari Minggu kali ya? Semua orang wisata naik kereta. Kita baru dapat kereta jam 12 kurang, sampai di KL Sentral jam 12 kurang, en langsung lari lari kebawah untuk ngejar Aerobus ke LCCT. Waktu sudah menunjukkan pukul 12.15 pada saat kita berangkat dari KL Sentral.

Bus jalan kayak keong ( mungkin ini perasaan gue aja yang lagi keburu buru waktu ), sampai di LCCT around 13.15 , hadeuhhhhh!!!!!

Langsung ngibrit lari lari boarding, pas sampai pintu departure, sama penjaga,kita disuruh ke counter Document check, karena destinasi kita ke Tokyo. Untungnya pemeriksaan nggak lama sih, secara kita udah web check in juga, jadi jam 13.45 kita udah masuk ruang tunggu dan jam 14 udah disuruh siap siap masuk pesawat and take off on time jam 14.30

Air Asia X

Our Seat berada di jalur tengah, Air Asia X ini punya 9 seat per row. Kita berada di seat 5-6. Sebelum berangkat kita udah pesen meal jadi pas jam 5 sore, kita udah ready to eat our dinner ( sebenernya kecepetan sih ). Di dalam pesawat ada rombongan nenek nenek dari MY on tour, yang super berisik , bikin kita terganggu. Mosok to ya, ngobrol antar row sih, kebayang gak kenceng suaranya ? Kalo cuma ngobrol sama samping bangku sih gpp. Ckckckck.

Sempet ngintip juga itinerary mereka, ternyata mereka juga pulang tanggal 30 september * ngikik

Pesawat di schedulekan tiba di Haneda pukul 22.30, ternyata mendarat lebih cepat, yaitu jam 22.10 * semua tepuk tangan.. Udah PD Jaya bahwa kita bakalan sempat naik Last train ke Sengakuji – lanjut Asakusa Line turun di Asakusabashi.

Jeng Jeng…..

Ternyata sodara sodara… Antrian Imigrasi sungguh panjang sekali…

Kita baru kelar dari Imigrasi about 11.30 PM, which is cuma punya waktu 30 menit utk ngejar kereta Keikyu Line, dan petugas bilang, kereta gak berhenti di Sengakuji, tapi di Shinbashi, and they told us to take last Monorel instead of Subway.

Lari larilah kita ngejar Monorel, turun di Hamamatsucho—> Sambung JR Rail ke Akihabara –> Sambung JR Sobu Line ke Asakusabashi.

Bodohnya kita waktu turun, tidak memperhatikan kita naik dari stasiun Monorel yang mana, yang mengakibatkan kita salah turun pas pulang tanggal 30 september huehehehe.

Hotel Nihonbashi Villa

by 00.30 stelah tanya ke Pak Pulisi, kita check in dengan selamat di Hotel NihonBashi Villa, rates permalam JPY 5100 for Small Double Bed.

Setelah berberes, makan malam dengan Mie Gelas & Check Hup, kita baru tidur sekitar jam 2 pagi ( secara our body still recognize it as jam 12 malem gitu yah ).

Oyasumi Nasai…zzzzz…..

Read Full Post »