Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Belanjaan’ Category

Women and (fake) cosmetics


Hai helloo apa kabar ?

maaf ya jadi jarang banget nulis disini karena kesibukan yang menyita waktu,

kali ini mau nulis tentang wanita dan kosmetik, kenapa, soalnya ibarat nasi sama lauk pauk, wanita tidak akan belanja jauh jauh dari kosmetik untuk mempercantik diri, membuat penampilan lebih fresh dan awet muda pastinya.

Bukannya saya mau bahas merk merk kosmetik sih disini, tapi lebih kepada kualitas kosmetik itu sendiri,

Latar belakang blog ini tuh gegara saya dapet sample Glamglow dari beauty shop langganan saya, setelah di pakai cocok, langsung mau order langsung dari USA, tapi kan sayang ongkirnya, jadi saya beli lah dengan jumlah lumayan banyak tapi masih dibawah USD 100 supaya tidak kena pajak dan terhindar dari custom problem di Indonesia. Trus saya jual jualin lah sisa sample glamglow itu di Tokopedia.

Sejak saya aktif jualan Juni 2015 lalu, dan beralih ke produk kosmetik, otomatis kadang saya suka kepoin toko toko lain yang jualannya jauh lebih banyak dari saya hehehehe, saya pengen tahu, sebenarnya produk yang lagi di gemari wanita Indonesia itu apa aja sih?

Saya terkejut, terkesiap dan terhenyak, begitu mendapati fakta bahwa :

  1. Toko online kosmetik yang sudah menjual puluhan ribu produk, rata rata produk yang dijualnya adalah : Barang murah meriah yang merupakan barang replika /palsu.  Contohnya adalah Lipstick LA Girl & NYX, harga pasaran paling murah adalah 70rb, toko online ini jual cuma 10ribu aja, Trus masker Shiseido naturgo, dijual 900 perak per pcs.
  2. Toko yang menjual produk asli dengan kelas middle to up , biasanya penjualannya biasa biasa aja, banyak sih tapi nggak sampai puluhan ribu barang yang terjual. Contoh jualannya seperti Glamglow, LA Girl, NYX, Urban Decay atau Nars
  3. Toko kosmetik yang menjual barang barang high end market, seperti jualan produk Channel, Anastasia Beverly Hils dkk, biasanya jualannya antara puluhan sampai ribuan ajah.

 

Sedih nggak sih ?

Saya sih sedih ya, kok orang Indonesia ini banyak banget tergiur harga murah sehingga mengabaikan bahan baku kosmetik itu sendiri, emang gak pada takut itu kosmetik mengandung mercury ? atau mengandung bahan kimia lain yang berbahaya ?

mana yang di jual adalah lipstik, masker wajah, bedak, lotion , sabun pemutih, pembesar payudara, perontok bulu pun ada lip tatoo, gilak apa, itu kan kita gak tau bahannya apa, nanti kalo tau tau bikin alergi gimana coba…

saya sih gak peduli yah kalo yang di jual itu barang replika tapi gak kontak langsung dengan kulit kita, misalkan nih, replika catokan bulu mata, rol rambut, atau sisir palsu, tapi ini kan serem banget, huhuhuhu.

Kayaknya saya harus berhenti stalking toko toko lain yang punya usaha sejenis sama toko saya biar saya nggak tergoda untuk jualan barang palsu juga hehehee, untungnya cuma di dunia, di akherat nanti saya akan di mintai pertanggung jawaban atas barang yang saya jual, naudzubilahiminzalik, serem ah guys.

Sekian cerita saya hari ini, kalo ada yang mau ngintip2 jualan saya, cek di nyonyabelanjacorner ya hahaha, saya buka di tokopedia, instagram, buka lapak dan olx, tapi so far sih 90% saya banyak jualan di toped.

Sampai jumpa di tulisan saya berikutnya (more…)

Advertisements

Read Full Post »


ImageImageAlohaaa… Nggak kerasa udah Oktober aja. So hows life ? So far so good, walaupun bagi gue tahun ini terasa lebih berat di banding tahun tahun sebelumnya.

Bukan karena bensin naik jadi 6000/liter, atau karena parkir naik jadi 5rb/jam di pacific place, dan juga bukan karena dollar lagi naik drastis sampe tembus di angka 11rb sumthing kok,

tapi lebih kepada ujian yang di berikan kepada kami berdua, dan kabar duka yang datang silih berganti, bikin kami jadi menguras emosi dan air mata tentunya, buat saudara saudariku yang mengalami kehilangan, aku turut berduka cita yang sedalam dalamnya yah, dan buat yang kehilangan materi.. kita samaaaa.. dan tetap bersyukur karena masih di berikan kesehatan yang baik, uang bisa di cari tapi kesehatan mau cari dimana coba ?

Eh kok postingan jadi curhit gini, sori sori, sebenernya mau ngereview beberapa voucher yang di beli dari Groupon & LivSocial nih, gegara pacarnya adik suka makan enak pake voucher, jadi aku pun termotivasi utk coba.

Voucher yang gue beli adalah :

1/ QQ smokehouse voucher 129rb kalo gak salah, dapet 2 porsi steak & lemon tea, ( Groupon )

steaknya enyaaak ( apa karena laper ? ) dan porsinya cukup.. pelayanannya juga bintang 4/5 meskipun kita pake voucher, mereka tetap ramah melayani ( emang harusnya begitu kan ?  beli voucher kan pake duit, bukan daon ).

Overall rating : 4/5

2/ Hotel Manhattan Mooncakes beli 2 voucher @ 99rb ( Livingsocial )

karena bentuknya bingkisan, overall bentuk bingkisannya 4/5 , kalau rasa kuenya sih cuman 2/5 , tetep lebih enak mooncake aseli dari cina, apakah karena Mooncake ini halal jadi gak enak ? xixixiiixix  ( mohon di abaikan komentar ngaco saya ) . Pelayanannya pun ramah, oiya waktu itu aku kudu reserved 2 day before take this cakes.

overall rating : 3/5

3/ Fat burger @35rb buy 1 get 2 beef original burger

ini enyaaaak banget… 35rb dapet 2 burger, siapa yang bisa nolak ? aku ambil lokasi di PIM deket ace hardware, pagi pagi kesananya jadi masih sepi dan pelayanannya pun oke,. Rasa burger 4/5 ( karena aku add cheese , nambah 5rb/ burger ).

overall rating : 4/5

4/ May May hair.nail.beauty beli 2 voucher @99rb untuk wash-cut-blow & pedicure- kutek gel

potongan rambutnya bagus dan hairstyllistnya very skilful, rating 5/5  , mereka jg jelasin kalo di blow dry ama catok harganya sama, gak perlu nambah biaya ( tau banget jeritan hatiku yang tak mau bayar additional charges ) , trus pedicurenya juga bersiiiiih banget, ada incident kecil utk pedicure, jempol kaki kiri kayaknya terlalu dalam bersihinnya, jadi luka sampai hari ini ( kejadian hari minggu 6/10 ) rating 3/5 , proses kutek gel 4/5.

overall rating 4/5

5/ Coldstone creamery handpack @99rb buy 1 get 2

dapetnya rasa cheesecakes & Chocolate, pilihan cuma ada 4 rasa di coldstone PIM, 2 rasa lainnya is kopi dan apalagi ya ?

cheesecakes menurut gue ratingnya 2/5 kalo coklatnya 3/5, aku tdk suka ice cream yang rasanya terlalu banyak susu dan manis, i prefer Ben & Jerry , or else is Haagend Dasz.

overall rating 2/5

6/ Clairmont cake @175rb untuk cakes cheesy cheese ukuran 30x20cm

geda ya! normal [price 325rb kalo gak salah, ini voucher baru akan di redeem tanggal 15, sekalian memperingati hari pembantaian sapi & kambing sedunia aka idul adha hehehehehe …

dan juga peringatan 33tahun saya hidup di dunia ini

belum bisa ngasih rating karena belum nyobain cakesnya. untuk cakes, biasanya saya urutkan preferensi sbb :

Cheese cakes factory , Dapur coklat, Harvest, Seven Grain , Collete & Lola, Tous le jours dan paling buncit Holland Bakery ;p

maaf jangan ada yang tersungging yah, kan ini menurut saya, kalo menurut kalian berbeza gak masalah kok, ini kan cuma masalah selera, benar begitu ibu ibu?

sekian ah review voucher voucher nya, menurut aku sih, voucher ini lebih worthed daripada promo credit card, karena kadang kalo promo CC kita baru tau term n condition setelah duduk m anis mau pesan, kalo ada T&C yang gak sesuai, gak mungkin juga kita keluar dari restoran itu, gengsi bok hehehehehe.

kalo ada yang mau nambahin, silakan lho, tulisan saya terbuka untuk menerima input.

Read Full Post »


Car Perfume

Air Freshener

Kalau baca dari Judulnya, jelas banget ini bukan parfume mobil, melainkan pengharum udara #eaa sama aja bukan ?

Sebelum pakai pengharum yang di gantung gantung ini, aku jatuh cinta pada baunya Shasta Strawberry dari Californa Scents,

Namun seiirng dengan perjalanan waktu, harga si CS makin lama makin mihil, jadi aku pencari alternatif lain , yaitu si Little Trees ini,

Menurut info dari packingnya, wangi bertahan selama 7 weeks, caranya buka sedikit sedikit packingnya and adjust strenghth by exposing tree more or less ( males nerjemahin ).

Harga 1 pak di Glodok shop paling murah yaitu IDR 12,000 sementara kalau beli di Ace / Supermarket berkisar antara 14-15rb.

Kalau wanginya udah abis, biasanya Cemara Vanilla ini tetap aku gantung, tapi di bagian belakang,  sambil di ganti cemara baru.

Menurut teman/saudara yang pernah ikut mobilku sih, bau mobilku enak banget, bau kueh hahahahaha… , sok yuk mari di coba masuk ke mobilkuh..

Read Full Post »


Image Finally gue buka juga ini La Source Body Lotion & Body Wash kesayangan. Background tahu merk ini, waktu 2x nginep di Hilton Bandung & Hilton Phuket, jatuh cinta sama bau toilettriesnya . Sampai waktu di Phuket, bela2in minta extra bodywash sama housekeepernya hehehehehe.

Nah waktu jalan di SG, ternyata ada counternya, cek bebi cek, nemulah si Le Source ini. Baunya menentramkan jiwa , harum lembut.

Bodywash & Bodylotion comment: Wanginya super awet, kalau kerja di ruang yang ber AC, baunya bisa tercium sampe sore ( asal nggak kena keringet yah ) apalagi abis mandi , pakai lotion yang sama, nggak perlu lagi pake parfume, karena bau Le Source ini tahan lama kurang lebih sekitar 6 jam setelah dipakai.

Fragrance: Fresh lavender enhanced with violet, tonka bean, lemon leaf, and soft musk.

Harga di banderol SGD 50 untuk set gift berisi 1 Body Lotion & 1 Body wash ukuran @250ml

Untuk beli produk ini nggak perlu lagi ke SG, karena terakhir saya ke Grand Indonesia, outletnya sudah ada disana. Sayangnya saya nggak masuk dan cek harga. Nanti cek sendiri aja ya..

 

Image : From here

Read Full Post »


Prolog,

Setelah menerjang Typhoon Jelawat, akhirnya sampai jugalah kami di Hamamatsucho Monorail Station. Masih sempat untuk naik last monorail.

Kita turun di terminal 2, yang merupakan last station.

 

 

Pas turun, loh kok sepi amir ? cuma ada tulisan boarding untuk Asiana Airlines

Tanya sama security, bahwa kita akan naik pesawat jam 4 pagi ke Kuala Lumpur by Air Asia.

Kata si bapake, kita salah terminal, harusnya turun di International terminal. Shuttle bus juga sudah tidak beroperasi after midnight. So, last option is.. TAXI.

Akhirnya donk kena juga kita naik taksi dari Terminal 2 menuju International terminal Haneda Airport, jaranya kira kira 15 menit , farenya JPY 1520, untung aja kita masih punya sisa duit yen, kebayang gak sih kalau gak ada uang? Lagi lagi kami berdua cuma bisa bersyukur …

Sekitar jam 1/2 1, akhirnya tiba di terminal international, as per taxi drivver, departure terletak di lantai 3. So , by using elevator dan mengumpulkan sisa sisa tenaga, naiklah kita ke lantai 3, dan cari counternya Air Asia.

Timbang timbang bagasi, ternyata nyaris 7kg, over 2kg, jadinya ada beberapa potong baju yang di pindahin ke Hand Carry luggage, yang mana, si Hand carry itu ternyata di timbang juga. Fyuhhhh!! Dag dig dug Jendral!.

Untungnya kejadian overbaggage gak kejadian disini, abis check in, melipir ke Toilet trus langsung menuju counter Imigrasi.

Tax Refund

Ohya waktu Akika belanja Luxury Bag & Danang belanja Luxury watch, kita di kasih potongan tax refund yang di staples pada passport kita, dan pada saat melewati Imigrasi, bukti potong tax tsb di ambil oleh pihak Imigrasi.

Praktis banget ya? Jadi kita gak perlu minta refund refund segala by cash.

Teringat waktu di Korea, udah masukin form tax refund, tapi ternyata tidak ada follow up sama sekali.

Waktu di Belanda, aku ngerefund tax sampai dapaet nyaris 700rban lho, pas beli beli barang, di kasih tanda bukti tax refund dengan total berapa EUR, semua form di kumpulin, trus nanti pas di imigrasi Schipol, kita akan di berikan refund by cash.

Kalau di JP, tag harga mereka ada dua, yang satu without tax ( for tourist ) yang ke dua harga untuk warga lokal. Setiap kita belanja diatas JPY 10,000, selalu di minta passport karena mereka akan memberikan kita harga without tax, dan form tsb di attach di passport kita.

Around jam 1 am, kita sudah duduk manis di ruang tunggu, semua toko di Airport sudah tutup, kecuali toko Medical & Books, untungnya mereka jual Kit Kat yang merupakan trademark oleh oleh khas Jepang, selamatlah kami, dan beli 1 doos titipan, dan 2 doos buat kami sendiri. Harga Kit Kat per doos JPY 1500, isinya 10 pack. 1 pack isi 3 bungkus.

Kita ambil rasa Green Tea, Sakura Matcha & Strawberry.

Sumpe deh yang Sakura Matcha enak banget!!!!! and i totally dont like Green tea flavour, yikes.

Jam 1/2 4 kita udah di panggil naik pesawat, begitu take off, kita berdua udah ketiduran sampai jam 8 pagi karena di bangunin om Pilot yang bilang mau jualan makanan heheheheh.

Secara kita waktu itu nggak pesen makanan, jadilah kena normal charge untuk Nasi Kari Ayam + Mineral water RM 23.

Gegara typhoon semalem, jadi kelupaan deh tuh mau beli Tokyo Banana & Onigiri buat oleh oleh di Jakarta, huhuhuhuhu, tapi ya sudahlah, yang penting selamat sampai tujuan.

Estimasi arrival kita di KUL jam 10.30 waktu setempat, and secara our ext flight depart by 11.30, udah kebayang bahwa kita akan ketinggalan pesawat dan pastinya akan naik Lion yang tiketnya baru kita beli kemarin, Lion ini berangkat jam 3.30 waktu KUL , harganya sih masih terjangkau, 1.1juta untuk 2 orang. Sekali lagi, Alhamdulilah, tiket masih bisa mampu kita beli.

Ternyata sodara sodara, pukul 9.30 mas Pilot bilang siap siap untuk mendarat, lhoh kok cepet banget ?

Kemarin waktu berangkat 7 jam, masak pulangnya 6 jam?

Dan bener aja donk, jam 10 kita udah mendarat dengan selamat di LCCT, bagasi juga langsung keluar, gak sampe 5 menit, Imigrasi 5 menit.

Jam 10.15 kita udah sampai di Counter Check in-nya Tiger and its not too late to take flight, hooray!!!!!!

Nah, PR kita sekarang adalah meng-cancel tiket Lion Air yang berangkat sore ini, bulak balik telpon pake Hp, Kartu telpon, bahkan sampai pakai Credit card yang berujung billed 170rb, ternyata tidak berhasil juga, ihik.

Jam 11.oo kita langsung masuk pesawat, take off jam 11.30 dan 12.30 mendarat dengan selamat di Soekarno Hatta. Alhamdulilaaaaah…..

Abis itu, langsung melipir ke counter Lion di terminal 3 , minta refund, tapi ternyata kalo refund cuma dapat 10%, jadinya kita reschedule tiket untuk maret 2013 hehehehe.

Akhirnya, selesai jugalah liburan panjang 2012 ini, Senang, Gembira dan Dag dig dug jadi satu…

Tapi kita sama sekali nggak kapok kok ke Jepang, kalau ada tiket murah, marilah kita kesana lagi, Horas!

Read Full Post »


Last day in Tokyo Japan!

Pagi terakhir dimulai dengan Drama….

Jam 6 pagi  bangun,nyalain BB, trus masuklah SMS, kirain dari nyokap, ternyata dari Air Asia X, bunyinya

” URGENT, YOUR AIR ASIA FLIGHT D7 XXX 23.45 WILL BE DELAYED RETIME TO 04.00 AM DUE TO TYPHOON JELAWAT AND WILL BE ARRIVED KUL 11.30 AM ”

Jeger!!!

kenapa jeger? Karena, our next flight dari KUL-CGK naik Tiger, berangkat jam 11.30
Huhuhuhuhu, gimana iniiih?

Fanik berat dan langsung bangunin Danang yang masih berada di alam mimpi, biar paniknya berdua gitu hihihihi. Kita gerak cepat, turun ke bawah, nyalain PC gratisan trus browsing tiket, karena enggak ada jalan lain selain cari tiket pengganti yang lebih sore, karena Call Center Tiger pun baru buka jam 9 pagi waktu MY atau jam 8 pagi waktu Indonesia.

Sekitar jam 11an waktu setempat, setelah kita kelar mandi, sarapan dan Check out, kita masih belum bisa telpon ke call center Tiger, malah pulsa XL Danang terkuras habis tanpa hasil, yang mengakibatkan kita harus beli Kartu telpon, seharga JPY 1000 di hostel. Untungnya sih nyambung itu telpon, tapiiiih, untuk pindah schedule, kita kena penalti yang jumlahnya 1.8juta!

Gilingan ya kakak, tiket PP gue aja cuma 1.4jute, gimana cara gue ganti schedule bayar 1.8 jute?

Sambil misuh misuh, untungnya kita masih dapat seat di Lion Air, berangkat jam 15.30, thanks to my brother yang arrange booking dari Jakarta plus bayarin pake token BCA Ane. Dapat tiketnya seharga 1jutaan aja gitu.

Jam 1 siang, kelar semua urusan, baru deh kita beranjak keluar hostel. Karena ini last day, kita fokusin di acara beli oleh oleh, rencana pertama Ameyoko , trus Shinjuku ( lagi ) hihihihi.

Ameyoko

tempat ini hasil referensinya dari sini,

Dari Asakusa – Naik Ginza Line -> turun di Ueno Hirokoji.

Keluar dari stasiun, buka Map lebar lebar, trus celingukan, sampai di tanya Ibuk2 lokal ” Doko ni nan desu ka? ”

Kalo enggak salah sih, pertanyaannya, Bade kamana neng?

Dengan sotoy saya menjawab, Ameyoko! , where is Ameyoko ?

Dia ketawa, dia bingung jelasin in English, trus ngajak kita jalan dan tunjuk tunjuk jalanan sebrang, and then she said ” Where u come? ”

We answer ” Indonesia” and she reply ” Apa Kabar ? ”

Nah loooo, ibuuuk kok bisa bahasa endonesyaaah?

Pas kita tanya lagi, ternyata emang dia cuma bisa satu kalimat itu aja, hihihihi, setelah membungkuk bungkuk mengucapkan terima kasih, kami jalan menuju Ameyoko.

Mode Off

100% used item with 99% good condition

Mata akika nan jeli ini emang nggak bisa liat bak Cakar bongkar, you know khan? bak bak yang biasa di Metro, buat naro baju yang lagi sale?

Nemu dong sweater United Colors of Benneton seharga JPY 500 aja gituh! Sayangnya kalah cepet sama Mbak Lokal, dan membuat akika melipir, masuk ke toko, sambil liat2.

Eh ternyata toko ini jual tas LV dan Gucci juga, busyet dah, ini kan pasar yaah???  Kagak salah nih ?

Disinilah saya menemukan Tas Le Sportsac, Pouch Le Sportsac dan Syal dan Sweater LOGG dan Baju Ala Korea/JP merk Duke, awww jadilah Nyonya belanja kalap menghabiskan JPY 4300 disini.

Dan tau nggak sih? Di pasar Ameyoko ini banyak mamang2 pedagang yang lapaknya ala Melawai, jualan tas yang gambar benua, merk apa sih itu? * ternyata merknya Garland – dari Italy, liat disini contoh gambarnya

Di pasar ini tas tas harga sejuta yen di pajang begitu aja gitu, ya di taro etalase sih, tapi enggak kayak di Indonesia, dimana counter LV di bikin se eksklusif mungkin, sehingga kalo tampang kayak kita kita ini masuk, mbaknya bisa m elihat sebelah mata, dipikir kita enggak mampu untuk beli, begitulah Indonesia, suka sooook banget SPGNya.

Believe me, even di Paris, outlet LV mah biasa aja, kayak outlet Bata disini * keekkekeke lebay deh gue.

Beberapa meter kedepan, ada yang jual parfum, hiks ternyata harganya lebih murah JPY 500 dibanding Yodobashi atau di Toko Kosmetik tempat akika beli Bvlgari kemarin, tapi ya sudahlah ya, sudah di beli juga.

Setelah sampe ujung, eitsssssss sepertinya kenal nih sama Banner banner ini, ternyataaa kita menemukan si DAIKOKUYA yang kemarin di cari sampe sintiang di Shinjuku! Horaaas!!!!
Daikokuya

Tokonya sih enggak terlalu besar, dibagian bawah Jual Tas & Lantai atas jualan Jam.

Branded Luxurious Used Goods, heaven for men and women * peek the LV price tag here, good price and the good condition

Seperti biasa yang di jual merk LV, Gucci, Hermes (wow ), Prada, Coach, tapi disini ada juga tuh merk Anya Hindmarch, trus Tory Burch. Disini sih udah kepikiran mau beli branded Bags, at least beli satu yang paling murah dan gak ada di Jakarta ato di Ebay wkwkwkwkwk.

Suami mah udah nyangkut di counter jam lantai atas, jadilah akika lihat lihat sendiri di bawah, dan toko itu rame banget lho, banyak banget engkong engkong yang mau beli tas LV, sampe aku penasaran, emang harganya berapaan sik?

Ada tas jinjing LV buat travelling, reused yah, harganya ternyata cuma JPY 20rb aja lho, kalo di Kurs berati sekitar 2.5jutaan ya? Iksis bener deh dibuat travelling….

Daikokuya seperti halnya Komehyo, punya ahli periksa barang , jadi apa yang mereka jual 100% authentic, lha wong mereka juga jual jam berlian dan Hermes yang harganya bisa jutaan yen , kalo jual harga JPY 20rb aja sih , cuma tutup mata aja.

Dan disinilah aku bertemu my future birthday gift, terimakasih ya suami, meskipun transaksinya pakai credit card saya, tapi kamu niat beliin dan udah di bayar lunas pas sampe di Jakarta,

Yesss.. i bought one of them as my 32th birthday present yang akan jatuh di tanggal 15 nanti, ayo para pembaca, jangan lupa kadonya ya buat saya.. * ahem!

Mbak Daikokuya bilang mereka juga punya satu toko lagi di sebrang jalan, so setelah kelar transaksi, jalanlah kita menuju next storenya.

Tsutaya

Sebelum nemu next Daikokuya store, melipir dulu dah di Tsutaya, beli titipan temen, lumajen berat juga lhooooo, sampe tangan merah merah, tapi temans, tak apalah, demi persahabatan kitaaa hahahaha.

Ketemu sih sama next Daikokuya shop, tapi enggak terlalu besar dan mostly barang yang di jual lebih banyak dan gak ada yang semurah tas akika secara mostly bag yang di jual Hermes bukan merk lainnya.

Ujung jalan Ameyoko ini ternyata Ueno Park,  cuaca udah mulai mendung kelabu dan hujan halus, oiya lupa cerita, tadi pagi di Hostel, ketemu anak Indonesia juga, namanya Fara, dia kuliah di Korea en lagi liburan juga ke Jepang, dia bilang sih ada peringatan bagi warga Tokyo hari ini, harus berada di rumah jam 6 sore karena malam mau ada badai alias Jelawat Typhoon.

Ueno Park

 

Sambil istirahat di Ueno park, belilah kami Bento, susu & Pudding, makan di taman itu ternyata enak banget yaaah, sepoi sepoi angin, bikin pengen rebahan. Dan memang banyak banget orang lokal maupun turis, yang nebeng istirahat di Ueno Park, secara deket sama Stasiun jadi banyak orang yang istirahat sambil bawa Koper.

Kelar makan siang, suami ngotot mau ke toko sebrang yang dia yakini sebagai Yodobashi Camera ( halaaaah )…

Yodobashi camera

Padahal di luar nggak ada tuh tulisannya Yodobashi, hmm mungkin suami sudah bisa sedikit sedikit baca huruf Kanji kali ya? Wkwkwkwkw

Berhubung incaran suami belum kebeli, yaitu boneka Figure Persona 4 , character Chie, so kita ubek2 lah itu Yodobashi di lantai 4 kalo gak salah. Untungnya sih dapet, harganya sekitar JPY 3000, pengennya sih beli karakter Yukiko, tapi mahal ciiin, JPY 7rb.

Kelar dari Yodobashi, cuaca makin melow, angin kenceng banget sampai topi rasanya mau terbang, waktu ,menunjukkan pukul 5 sore, syal yang tadi beli di Mode Off akhirnya kepake juga, dingin banget soalnyah.

Suami memutuskan untuk balik ke Komehyo, dia mau beli aja Jam disana, soooo… kita naik JR ke Shinjuku, tiba disana sekitar jam 6 sorean, eh ketemu dong sama DAIKOKUYA yang kemarin di cari cari hahahahaha.

Sayangnya si Daiko itu tutup jam 4.30 , kayaknya sih tutup lebih awal karena ada himbauan mau ada typhoon, so kita langsung menuju Komehyo. Oiiya ada cerita porno nih,

waktu jalan ke Komehyo, angin kan super kencang yaah, dan tau sendirilah, cewek cewek jepang hobby pake rok super pendek, Nah waktu akika nunggu suami yang lagi foto foto, lihat lah pemandangan yang di gemari pria, free butt!

IYesss.. angin bertiup kencang banget dan menyibakkan rok mbak mbak jepang tsb, alhasil CDnya keliatan , nyahahhaha.

pas ngasih tau suami, dia langsung mimisan dan berharap angin bertiup kencang lagi supaya bisa liat free butt * toyor suami,

Di Shinjuku ini juga ketemu toko di perempatan jalan yang jual Tas Hermes di angka jutaan yen, dan di pajangnya cuma di etalase biasa aja gitu * mendadak pusing liat harganya

ckckckckck hebat ya Jepang, kalo di Indonesia, tas begitu di pajang di etalase, bisa hilang dalam sekejap mata , jangankan tas, sepeda motor aja ditinggal 5 menit bisa hilang ;p

Jam 6 kurang sampailah di Komehyo dan tanpa buang waktu langsung transaksi Jam, kelar transaksi sekitar jam 7 malam, mereka pun tutup lebih awal karena ada himbauan Typhoon.

Langsung berasa cemas, jangan jangan himbauan ini serius banget ya? Aduh kok kita masih berkeliaran diluar, gimana inih? Lagian malem malam juga kita tetap harus ke Bandara, bukan?

Singkat kata, jam 8an kita mengarah balik ke Asakusa buat ngambil our luggage, nah di Stasiun Daimon, kita berkesempatan makan Ramen sambil berdiri hihihihihi.

Jadi ada vending machine, ada gambar makanan, aku pilih mie besar alias Udon JPY 42o, isinya telur sama bakwan, suami beli Soba ( Mie kecil ) 310 Yen aja.  Sangking lapernya, porsi geda begitu pun abis tandas dan lanjut ke Khaosan.

Jam 9 kurang, as per advise dari Kenta ( reception Khaosan ) , kita ke arah Asakusa Line untuk naik subway ke Haneda Airport, nah disinilah kecemasan di mulai, angin bertiup sangat kencang, sampe rasanya susah banget buat moved on.

Hujan sih masih gerimis, tapi lumayan ganggu, kita lihat sepeda yang di parkir juga pada berjatuhan, ya Allah, aku cemas!

Setelah masuk stasiun asakusa, gak lama ada kereta yang langsung menuju Haneda, alhamduilah, saat itu waktu menunjukkan jam 9.30.

Pas di Sengakuji, berhubung kita enggak ngerti bahasanya, kereta berhenti. Seharusnya udah deket tuh ke Haneda, tapi udah 30menit kok nggak jalan jalan yah ini kereta ? Ternyata masinisnya di kerubungin massa yang penasaran apakah ini kereta akan jalan lagi, dan dapat info bahwa the train cant move because the typhoon diatas sana, ihik!!!! disini fase cemas berubah jadi panik.

Sampe jam 1/2 11 kita belum moved juga, dan tiba tiba ada serombongan masinis yang minta kita keluar dari kereta, dan mereka info, this train no service, Intinya kereta berhenti sampe situ, hadeuuuuh!!!! Panik berat!

Ketemu 2 cewek bule yang sama sama mau ke Haneda, tau tau mereka pindah ke Line sebrang, dan kita ikutin, etapi donk pas kita udah naik kereta, mbak bule tiba tiba keluar lagi. hadeuh makin paniiiik!

Dengan kondisi itu, berusaha untuk ngerti arti dari pengum,uman yang berulang ulang di kumandangkan sama operator Subway.

tadaima… tadaima … blah blah blah Gotenba.. Gotanba… JR Line.. Hamamatsucho, tokyo monorel “…

apa jangan jangan, mereka kasih alternatif jalan ke Haneda Airport yah?

Yak ternyata orang kepepet itu emang bisa lebih pinter di banding biasanya, pas ngecek peta, ternyata bener! itu jalur alternatifnya!

Dan baru ngeh! Ya Tuhan, waktu kita sempit banget, last monorel to Hamamatsucho is 00.00, sekarang udah jam 11 lewat!

Untungnya kita udah bener tuh pindah jalur sebrang, kita gak ke Gotanda, tapi langsung ke Daimon, dari situ kita ganti Monorel ke Haneda.

Kita kejar kejaran sama waktu, sampai di Stasiun Daimon udah jam 11.30 malam, keluar stasiun subway angin makin kenceng, masih ada sih beberapa orang yang jalan kaki, suasana sudah semakin mencekam, pohon pada miring miring kena angin.

tanya ke petugas stasiun disebelahnya, mereka bilang ini stasiun JR, stasiun Monorel ada di gedung sebelah.

Sempet kasihan sama suami yang terseok seok bawa 2 koper yang satu isi 16kg yang satu isi 7kg, maaf ya suamiiii *ciyum tangan. Saya sendiri bawa koper 7kg plus tas tangan yang kira kira beratnya 3kg.

masuk di stasiun Monorel , waktu menunjukkan 11.50, last monorel ke Haneda jam 00.01 , Fyuuuuhhhhh * lap keringet

Langsung kita duduk di lantai, gak peduli itu kotor ( emang gak kotor sih ), tarik napas super panjang, dan beli minuman di vending machine, gak lama our last monorel was come, aman deh!

Ternyata, dramanya enggak berhenti sampe situh, kita bingung, di tiket enggak ada tulisan kita boarding di terminal berapa, sementara si monorel berhenti di international terminal, terminal 1 & terminal 2. Kalo lihat bukunya si CK, dia istirahat di terminal 2, nah PEDE berat donk turun di stasiun terakhir hehehehehe…

Lanjut ke next postingan for the klimaks,

Read Full Post »


Ohayo!

Ramalan cuaca hari ini Cerah ceria, semoga benar, nggak kayak Jumat kemarin yang sangat gloomy.

Sekitar jam 9 pagi kita udah siap berangkat menuju Chiba – Tokyo Disneysea.

Berbekal pengalaman di USJ, kalau masuk after 3pm kayaknya sayang banget, cuma main beberapa wahana aja. So, di niatin banget untuk berangkat awal, secara juga konon Disneysea lebih luas dibandingkan USJ.
Disney Sea Resort

Dari Asakusa ( Toei ) -> Takaracho -> Ganti ke Keiyo Line ( JR ) -> Turun di Maihama -> Lanjut Disney Resort Line.

Disney Resort Line ini memiliki 3 stop :

– DisneyLand

– Bayside Station

– Disney Sea

Harga tiket kereta untuk 1 tujuan ( misal Disney sea aja ) JPY 250, jadi kalau PP JPY 500.

Kalau mau keliling keliling, harganya JPY 2500/day * mahal yaaaa *

Jam 10 kurang dikit kita sudah sampai di DisneySea, trus antri beli tiket masuk sebesar JPY 6200/each person. Karena Sabtu, mereka open until 22.00

Cuaca panas terik, so we decide to visit BIG BAND BEAT Theatre, secara yah saat itu jam 1/2 11 dan orang orang udah gelaran di depan gedung untuk pertunjukan jam 12.30.
Big Band beat is a dazzling revue featuring lively singing and dancing with swing jazz by a live big band and performances by the Disney Characters.

Kelar di Big Band, kita menuju wahana berikut, Toy Story Mania yang just open by July 9th, disini waktu kita kebuang banyak, secara ya kakak, antrinya nyaris 2.5jam, Udah berdiri, duduk berdiri lagi, jongkok, makan, minum, hadeuuuuh.

Penasaran banget ini wahana kayak apa sih? Ternyata kita naik kereta, trus ada layar 3D, kita bisa nembak2in musuh, konsepnya mirip Perang Bintang, tapi ini 3D dan animasnya super keren. Yah its worth to wait lah yaaa  ( daripada kuciwa ).

Waktu udah menunjukkan pukul 4 sore, udah mulai tepar berat karena kecapekan berdiri, kita baca baca buku panduan lagi sambil istirahat and foto foto.

Pada saat kita antri ke dua wahana itu, kita banyak banget lihat pengunjung yang gendong gendong boneka beruang yang namanya Duffy, trus di pakein baju dengan tema yang berbeda, ada yang pirates, ada yang lolita, atau sailor. Agak penasaran juga kenapa sih mereka ke Amusement Park pake bawa boneka segala.

Malahan ada yang bawa stroller, khusus isinya boneka boneka Duffy, ada kali isiniya 30 boneka kecil dan beberapa boneka besar.

Dan puncaknya,  salah satu cafe, kita lihat pasangan Manula, bawa boneka Duffy yang super besar, sepasang! Plus boneka boneka kecil yang di pajang di meja mereka, can you imagine ???

Dan pasangan manula itu jadi objek foto foto para pengunjung saking hebohnya.

Oiya, para pengunjung disini, selain pada bawa boneka, pada bawa tempat popcorn lucuk lucuk. Ternyata JP either USJ ataupun Disneysea, ada counter refill popcorn, kalau beli sama tempat lucunya harganya JPY 2800, kalau cuma refill kalau gak salah harganya JPY 500 , dan rasanya pun unik , ada rasa Black pepper, Caramel, Sea Salt, Strawberry, Curry, Milk tea and Cranberry. Kita mah ngiler aja gitu cium baunya, abisan mau beli juga sayang, kita berdua kurang suka ama popcorn soalnya.

Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore dan kita belum masuk ke wahana lain. Trus kita lihatlah Kapal Uap deket situ, dan lihat antrian, sok dah kita masuk ke antrian tsb. Di sekeliling kita ada tulisannya Welcome Friends of Duffy. And we just realized after 45mins queing..that, the line is for…. TAKE PICTURE TOGETHER WITH DUFFY BEAR, not Hop on to Duffy Ship * nangis kejer.

Dengan misuh misuh kita keluar dari antrian, dan baru ngeh, bahwa di semua wahana kita bisa mendapatkan Fast Pass gratis!

Caranya adalah, kita datang ke wahana yang bertanda FP, trus scan tiket kita, and kita bisa liat kapan bisa kembali ke wahana tsb. JEGERRRR!!! * bunyi kilat menyambar.

Its to late to know, coz when we’re heading to wahana Journey to the center of the earth, they said that Fast Pass already closed on 3 PM.

*nangis kejer bagian ke 2

Untuk menghibur diri, dan kebetulan antrian sepi, naiklah kita ke DisneySea Electric Railway,Lumajen banget, bisa nganter kita ke depan enterance Wahana Big Band Beat lagi.

Dari situ kita jalan lagi , masuk ke Arabian Coast, timbang naik gajah bledug, alias Jasmine’s Flying carpet * nangis bagian ke 3. Kelar dari situ, kita lihat rame rame di bagian Lost river delta, oh ternyata ada sesi foto bareng sama Minnie or Goofy.

Antri foto sama Minne takes 90 mins, and Goofy only 30mins, so we decice to choose Goofy ajalah yaaa ( padahal sih karena udah capek ).

And here’s some tips if you want to go to Disneysea on Saturday :

1. Antrilah Fast Pass pas masuk jam 10 pagi untuk wahana :

* Port of Discovery -> Storm Rider ( ini roller coaster kayaknya )

* American Waterfront -> Tower of Terror (wahana naik turun kayak Condor gitu kali ya? )

-> Toy Story Mania  ( daripada kayak akyu , antri 2.5 jam aja gitu )

* Lost River Delta -> Indiana Jones

-> Raging Spirits

* Arabian Coast -> The Magic Lamp theatre

* Mysterious Island -> Journey to the center of the earth

-> 20,000 leagues under the Sea.
2. Believe me, Disneysea itu luas sangat, jadi walaupun gue kasih tips kayak gitu, belum tentu kalian sanggup jalan ke semua tempat untuk ambil fast pass, trus balik lagi pada jam yang di tentukan, hehehehe.

3. Bawalah bekal Onigiri, beli di Newdays sebelum naik kereta Disney resort line

4. Belilah asesoris lucu di toko merchandise dalam Disneysea, percayalah, semua orang melakukan hal tsb ( termasuk akika karena beli bando pita Minnie heheheheh )

5. Beli aja souvenir kalau emang ada budget, jangan seperti sayah, menunda nunda, trus tau tau kelupaan beli, ihik.

Jam 7an kita udah melangkah gontai, keluar dari Disneysea, sebenernya sih rugi bandar yah, karena kan sayang banget , secara mereka buka sampai jam 10 malem. Ta..tapi.. kaki ini sudah sakit banget, so kita cabs naik kereta, dan cari makan malam.

Tadinya sih mau turun di Tokyo Station, tapi kok malah turun di Yorukocho, trus nemu YOSHINOYA, horeeee!!!! * keplok keplok.

Makan malam satu orang satu porsi, saking lapernya * biasanya sih semangkok berdua, selain romantis, juga menghemat pengeluaran.

Kelar ke Yoshinoya, pergi ke toko buku deket situ beli beberapa Magazine and sampai Khaosan Tokyo Original sekitar jam 9.30 and langsung ngambil kunci kamar, karena kita pindah room dari 3F ke 3E.

Khaosan Tokyo Original ini dalam 2 hari terakhir banyak di huni Indonesian, and Thai.  Kita dapat kamar Twin bed ( Tempat tidur tingkat , lagi ). Sayangnya di lantai 3 cuma ada toilet, kalau mau mandi harus turun ke Lantai 2 dan dapurnya di Lantai 1. PR Banget deh.
Memang sih lokasinya bagus, tinggal selemparan Kolor buat ke Asakusa Station untuk jalur Asakusa Line, dan lempar beberapa kolor untuk Ginza Line. Tapi fasilitas di dalamnya kurang memadai yah kalo menurut akika, masih lebih enak J-Hoopers dan yang the best is Nihonbashi Villa, secara hotel gitu loh, dengan harga nyaris sama dengan Khaosan ini.

Selesai mandi & dessert with Kobe Puding yang super enak, kita ketiduran, ini malam terakhir kita nih di Tokyo, zzzzzz.

Read Full Post »

Older Posts »